Home > HP, TIPS & TRICK > PIN Suspend: Hati-hati Beli Blackberry!

PIN Suspend: Hati-hati Beli Blackberry!

Blackberry tanpa garansi sekarang memang banyak beredar di pasar, bahkan produk refurbishnya pun masuk pasar Indonesia. Kondisi tersebut yang lantas memunculkan berbagai kasus seperti cloning PIN (personal identification number) dan PIN ilegal alias palsu.

Tak heran, seperti dilansir dari tabloid PULSA, bermunculan keluhan dari pengguna Blackberry tanah air yang mengalami PIN suspend alias pemblokiran layanan Blackberry Internet Service (BIS). Kasus seperti ini biasanya terjadi pada Blackberry curian atau selain produk Blackberry resmi yang dipasarkan oleh operator.

Menurut Ari Antara, salah satu moderator di milis id-Blackberry yang sudah cukup lama bergelut dengan Blackberry di Indonesia, belakangan memang cukup banyak pengguna handset yang PIN-nya terkena suspend dari pihak Research in Motion (RIM) sang produsen. Hal ini teridentifikasi dari keluhan sesama pengguna Blackberry.

Merebaknya PIN suspend atau pemblokiran layanan Blakcberry di kalangan penggunanya belakangan, lanjut Ari, terkait banyaknya produk black market atau curian yang beredar di pasar Indonesia. Produk-produk itulah yang cenderung banyak tertimpa kasus PIN suspend.

“Ada pula kabar menyebutkan tentang Blackberry dicuri dari gudang operator dunia. Lantas sebagian produk curian ini ada yang masuk ke Cina dan dijual dengan harga murah di sana,” tutur Ari yang diwawancarai PULSA belum lama ini.

Meskipun pihak RIM sudah mengantisipasi dengan mematikan PIN dari Blackberry curian tersebut, namun dalam kenyataannya, Blackberry curian tersebut tetap bisa dioprek dan diisi PIN baru supaya fungsi Blackberry bisa kembali digunakan.

Sekedar catatan, menurut Ari sekitar setahun lalu ada satu file Blackberry yang konon bocor dan tersebar di internet. “Namanya MFI loader yang bisa digunakan membuka ‘dalaman’ sebuah Blackberry. Dengannya seseorang bisa mengoprek isi Blackberry.”

Selanjutnya, kata Ari, Blackberry asal Cina yang sudah dioprek tersebut dijual dengan harga miring. Belakangan, karena Blackberry booming, sebagian pemasok yang belum terlalu mengerti Blackberry banyak menyuplai produk tersebut dari Cina alias mencarinya dari pasar gelap.

“Banyak importir yang tidak mengerti, namun tergiur keuntungan asal bisa mendapatkan Blackberry dengan basis harga murah dan nantinya dijual tinggi di tanah air. Termasuk pula Blackberry refurbish,” tutur Ari.

Alhasil, sebagian Blackberry ini masuk pasar Indonesia sementara tak banyak konsumen yang mengetahuinya. Seiring dengan booming Blackberry di pasar, penjualan produk-produk ini pun turut terangkat bersama dengan Blackberry resmi.

Blackberry black market ini lantas menyebar ke konsumen, beberapa sentra ponsel turut menyuburkannya.Bahkan kabarnya, ungkap Ari, tak hanya Blackberry seri lama, terdapat pula tipe-tipe baru seperti Bold dan Storm di dalamnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya PIN palsu dan cloning PIN pada Blackberry seperti ini, pihak RIM pun lantas melakukan tindakan pengamanan. Ari menuturkan, belum lama ini ia mendengar kabar bahwa pihak RIM melakukan massive suspend. “Hal ini dilakukan terhadap produk Blackberry yang kode PIN dan IMEI-nya tidak sesuai dengan peruntukkannya.”

Alhasil, cukup banyak kalangan pengguna Blackberry di Indonesia yang terkena imbasnya khususnya pembeli Blackberry black market yang memanfaatkan kode PIN ilegal atau palsu. Menurut sumber PULSA, ada salah satu operator besar yang sempat kehilangan sebagian pengguna layanan Blackberry-nya karena aksi dari RIM tersebut.

Seperti dilansir dari tabloid PULSA pihak XL terkait PIN suspend ini mengaku pelanggannya tak terlalu terkena dampak dari ‘pembersihan’ atau PIN suspend dari pihak RIM. “Di kami sih, mungkin hanya satu dua pelanggan saja yang kena, entah kalau pelanggan operator tetangga,” ujar Ari Tjahjanto, GM Internet dan Data Services XL.

Bahkan, Ari optimistis pesatnya pengguna Blackberry justru akan membuat utilisasi layanan 3G mengalami peningkatan. “Pengguna Blackberry XL, tumbuh pesat, kami berharap kondisi ini akan membuat utilisasi layanan 3G naik sampai 50%,” ujarnya belum lama ini.

Lebih jauh Ari memaparkan, selama periode Oktober 2008 sampai Mei 2009, jumlah pelanggan BlackBerry XL sudah mencapai 80 ribu. Melihat tren tersebut, pihaknya yakin jumlah penggunanya akan terus berkembang pesat.

Sementara Telkomsel tegas membantah adanya kejadian PIN suspend tersebut pada pelanggannya. Operator yang mengklaim layanan Blackberry-nya telah memiliki 100 ribu pelanggan hingga saat ini menepiskan anggapan terjadi PIN suspend terhadap pelanggan Blackberry-nya.

Nah, peminat Blackberry tentu harus mulai berhati-hati mulai sekarang. Hal terpenting saat memilih Blakberry adalah waspada jangan sampai tergiur dengan miringnya harga yang ditawarkan. Pengecekan IMEI dan PIN pun harus dilakukan atau untuk keamanan lebih baik membeli langsung pada penyalur resmi.

Categories: HP, TIPS & TRICK
  1. adhet
    15 June 2009 at 14:30

    hi…salam kenal perkenalkan nama saya adit, saya pngguna blakberry jenis javelin yang baru 2 minngu saya miliki, suatu hari saya merekam aktivitas ketika lgi lembur malam bekerja, dan hasil rekaman itu berupa sebuah vidoe kemudian hasil rekaman itu ingin saya masukkan ke komputer saya, namun saya masih ragu apakah nantinya blakberry saya aman dari virus yang ada dikomputer saya..yang ingin saya tanyakan adalah
    -apakah tidak berbahaya bagi bb saya apabila sudah terkoneksi dngn komputer saya
    -bagaimanakah sistem pengamanan bb sndiri terhadap masuknya virus
    -apakah ada kemingkinan bb bisa terinveksi virus
    sekian saja pertanyaan dari saya terima kasih..

  2. ifank
    16 June 2009 at 03:47

    @ Mas Adhet
    Virus komputer lain sama virus di BB yang mas pake,komputer memakai OS windows,macintos,dan linux jadi beda sama yang ada di BB mas jadi tenang saja.BB mempunyai OS sendiri yang dibuat khusus oleh RIM perusahaan BB dicanada sana.

  3. 29 June 2009 at 18:28

    los mejo

  4. 29 June 2009 at 18:29

    q sea el mejo

  5. anda
    21 July 2009 at 13:48

    bagaimana jika sudah terlanjur membeli Blackberry BM…?
    tolong solusinya…..kan sayang 3 bulan sekali harus keluar duit tuk mendaftar ulang….

  6. ifank_funky
    22 July 2009 at 04:17

    @ Anda

    Kalo sudah terlanjur mending di jual aja dari pada cari penyakit…oke…atau kalo ga buat saya aja gimna????hehhehheh…becanda ko……

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: